Dukung Hilirisasi Perkebunan, Tim Gabungan Lakukan Monitoring Pembibitan Kakao di Poso
Poso, 26 Juni 2026. Dalam upaya mendukung keberhasilan Program Hilirisasi Tanaman Perkebunan nasional, Direktorat Jenderal Perkebunan melalui Direktorat Perbenihan Perkebunan terus memperkuat pengawasan terhadap produksi benih sumber sebagai fondasi pengembangan komoditas perkebunan yang berkualitas dan berdaya saing.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tengah bersama Direktorat Perbenihan Perkebunan melaksanakan monitoring pembibitan kakao di Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso. Kegiatan ini turut melibatkan penyuluh CWS, Koordinator Penyuluh, tenaga penyuluh dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) setempat, serta staf UPTD Sertifikasi Benih Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah.
Monitoring dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pembibitan berjalan sesuai standar, mulai dari proses budidaya, pemeliharaan, hingga perkembangan pertumbuhan bibit. Pengawasan yang dilakukan diharapkan mampu menjamin ketersediaan benih kakao bermutu tinggi yang siap mendukung peningkatan produktivitas perkebunan rakyat.
Berdasarkan hasil pemantauan, perkembangan bibit menunjukkan kondisi yang baik. Bibit yang memenuhi standar mutu direncanakan mulai disalurkan kepada petani pada September hingga Oktober 2026, sehingga dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan sentra-sentra produksi kakao di Sulawesi Tengah.
Selain memantau kualitas bibit, tim juga melakukan evaluasi terhadap sarana pendukung pembibitan, seperti kondisi greenhouse, sistem irigasi, media tanam, serta aspek teknis operasional lainnya. Perhatian terhadap fasilitas pembibitan dinilai penting untuk menjaga pertumbuhan bibit tetap optimal hingga siap didistribusikan.
Kegiatan monitoring ini menjadi bagian dari upaya memastikan setiap benih yang dihasilkan memenuhi standar sertifikasi, sehingga mampu memberikan performa pertumbuhan yang baik ketika ditanam di lapangan. Benih bermutu merupakan salah satu faktor utama dalam meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, dan keberlanjutan usaha perkebunan kakao.
Penulis : Nur Azizah Sakinah
Editor : Hamka Biolan